I think the best way of solve anything is patient, indeed. Kau bisa menyimak postku pada tanggal 6 Maret 2017 yang berjudul "Some People Care Too Much, I Think It's Called Love". Di situ kata ganti dia yang kumaksud ialah diriku sendiri. Saat itu, aku sedang benar-benar menanti kapan sedih berlarut itu berakhir. Dan tak kusangka, Allah memiliki rencana yang begitu hebat & luar biasa tak terduga. Sehingga aku dipertemukan dengan sesosok pria *waseq* yang jauh lebih baik dari seseorang terdahulu who ever killing my heart so deep. Dan sesosok pria tersebut ialah bukan seseorang yang baru sejengkal kukenal, namun ia adalah seseorang yang termasuk dalam list daftar teman yang akrab denganku. Apa aku pernah membayangkan semua ini terjadi? Oh sama sekali tidak! Tidak pernah anganku berimajinasi bahwa pertemuan kami setelah sekian lama tidak jumpa akan berakhir pada jurang affection.
Tepatnya, pada tanggal 16 Mei 2017, semua perjalanan kisah suramku berputar haluan menuju suatu kebahagiaan tiada tara. Sedikit demi sedikit aku benar-benar lupa dengan rasa hancur leburku dulu. Hingga pada akhirnya, apa yang kutulis pada 6 Maret itu menjadi suatu kenyataan. Tersenyum mengingat memori itu.
So, my beloved friends, janganlah pernah berhenti berharap kepada Allah & bersabarlah dalam menghadapai suatu permasalahan & yakini bahwa Allah selalu memiliki rencana yang tak terduga dan lebih baik daripada rencanamu sendiri :)
Sujud syukur kepada Allah SWT. Especially thanks to Ibu yang selalu sigap menemaniku & mendengarkanku berkeluh kesah serta Muhammad Ihsan Prayogo yang selalu sabar, mengerti & turut serta berkontribusi dalam kebahagiaan hidupku saat ini :) *yeeeey* *hugs*